Tidak Terima Diputus Pailit, Nyonya Meneer Kemukakan Kasasi ke MA

PT Nyonya Meneer memajukan usaha hukum untuk melawan putusan pailit dari Pengadilan Niaga Semarang. Pihak perusahaan memajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) saat diputus pailit.

” Nyonya Meneer sudah memajukan kasasi tertanggal 10 Agustus lewat Kepaniteraan Pengadilan Niaga, ” kata kuasa hukum perusaaan ala Ode Kudus, Jumat (11/8/2017) di PN Semarang.

Menurutnya, dalam mengajukan kasasi, pihaknya terbatas oleh saat. Oleh karena itu pada Kamis (10/8/2017) lantas, memori kasasi dititipkan lewat PN Semarang.

” Deadline saatnya cuma delapan hari sesudah putusan, ” lebih La Ode. (Baca : Mendag Sangka Nyonya Meneer Bangkrut Karena Salah Kelola)

Pihak perusahaan, sambung dia, keberatan atas vonis pailit dari pengadilan. Majelis hakim sepanjang memutus perkara dinilai tidak mendasarkan pada kenyataan di persidangan.

Pihak perusahaan juga sudah berupaya membayar hutang pada beberapa creditur. Batas saat pembayaran hutang diangsur sepanjang lima th. sesudah sistem kesepakatan perdamaian.

” Perusahaan telah berupaya keras penuhi kewajibannya sesuai sama kesepakatan perdamaian yang sudah disetujui dengan beberapa creditur, ” imbuhnya.

Terlebih dulu, pihak kurator sudah mendata aset PT Nyonya Mener serta menyatukan beberapa creditur.

Untuk aset, kurator bahkan juga sudah mengambil alih enam aset. Aset yang diambil alih yakni, tanah serta bangunan di Jalan Raden Patah nomor 177, Nomor 191-193 serta 197-199.

Lalu di Jalan Kaligawe KM4 Kota Semarang, Jalan Letjen Suprapto nomor 39 Semarang, serta Jalan Soekarno-Hatta KM28 Bergas Kidul, Kabupaten Semarang.

Terkecuali mengambil alih aset, Kurator juga sudah menyatukan beberapa creditur untuk lakukan data ulang kisah utang dengan pabrik jamu itu. Hakim pengawas berikan saat verifikasi utang sampai 21 Agustus 2017 yang akan datang.

Terlebih dulu, pada Kamis (3/8/2017), PT Nyonya Meneer dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang karna tidak mampu membayar utangnya pada creditor Hakim membatalkan dokumen kesepakatan perdamaian yang sudah disetujui pada th. 2015 kemarin.

Selesai dinyatakan pailit, pengelolaan perusahaan diserahkan pada tim pengurus serta kurator untuk sistem bagian setelah itu.

Leave a Reply