Shopee Berhasil Meraih Dana Sebesar US$ 550 Juta

Perusahaan startup, Sea Ltd, mencapai dana fresh sebesar US$ 550 juta. Perusahaan yang awal mulanya bernama Garena Interactive Holding Ltd ini juga akan memakai dana itu untuk ekspansi di pasar paling utama seperti Indonesia.

Sea adalah perusahaan yang sediakan pembayaran digital serta service game on-line. Yang memiliki basis e-commerce Shopee ini seperti diambil Reuters menyebutkan, dana hasil penggalangan dana ini beberapa besar untuk meningkatkan Shopee.

Shopee Berhasil Meraih Dana Sebesar US$ 550 Juta

Dalam sembilan bln. paling akhir, nilai Shopee sudah bertambah 2 x lipat. Saat ini, nilai kotor Shopee lebih dari US$ 3 miliar.

Sebagian investor turut dalam penggalangan dana Sea salah satunya Farallon Capital Management, Hillhouse Capital, GDP Venture, JG Summit Holdings Inc.

Diluar itu, Uni President Enterprises Corp serta Cathay Financial Holding Co juga turut sisi. Sea tidak mengungkap valuasi perusahaan tetapi per Maret 2016 lantas valuasinya menjangkau US$ 3, 75 miliar.

Selain itu juga Instansi Pembiayaan Export Indoneia (LPEI) atau umum di kenal jadi Indonesia Eximbank merencanakan memperluas portfolionya dengan mengincar pembiayaan untuk e-commerce yang bertujuan export.

Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Sinthya Roesly menyebutkan kalau sekarang ini mereka belum juga mempunyai client e-commerce.

Tetapi perusahaan tengah lakukan kajian mengenai skema usaha e-commerce itu dan beragam peluangnya.

” Bila e-commerce, mereka channelnya lewat alibaba, ebay, amazon. Tapi kami saat ini tengah pelajari atau lihat bagaimana efek digital ekonomi ini pada UMKM, ” terangnya selesai Komunitas Media Coaching Indonesia Eximbank di Batam, Kamis (7/12/2017).

Sinthya sendiri belum juga dapat meyakinkan apakah kelak juga akan betul-betul serius mengerjakan pembiayaan export untuk beberapa e-commerce.

Keadaan sekarang ini beberapa aktor e-commerce rata-rata bicara mengenai basis serta logistik ; bentukny berbentuk usaha kecil serta segera terkait dnegan konsumer. Sedang perkara export adalah terkait dengan volume besar.

” Tentu satu waktu juga akan kesana. Hanya saat ini masih tetap kecil. Kan saat ini small business segera ke konsumer. tapi ini kita saksikan bagaimana kontinyu export. Jadi saat ini belumlah ada sekalipun. Tidak dengan system kalau kita mendanai exportir yang e-commerce gitu ya, karna kan mereka lakukan lewat beberapa macam channel, dia gunakan fisik, e-commerce, sosial media, jualan on-line, ” ujarnya.

Leave a Reply