Jenis Burung Gereja Yang Bagus Untuk Dipelihara

Bagi anda yang ingin mengetahui berbagai jenis burung gereja, maka kami akan memberikan ulasan mengenai hal tersebut untuk menambah wawasan anda. Berbagai informasi ini terinspirasi dari website omkicau.com

Siapa yang tidak mengenal burung gereja? Burung yang sering sekali terlihat diantara langit dan persawahan di sekitar desa maupun kota ini memang sudah sangat akrab dengan kehidupan manusia.

gambar kumpulan burung gereja di sarang

Gambar kumpulan burung gereja di sarang

Burung yang merupakan hama bagi para petani ini dari awal sampai sekarang masih saja terus diburu untuk diambil dagingnya atau dijual kembali ke pasar hewan. Namun demikian walaupun merupakan hama bagi para petani, burung kecil ini ternyata mempunyai suara yang tidak kalah merdu nya dibandingkan dengan burung kicauan lainnya yang sudah sangat terkenal.

Apabila anda tertarik memelihara burung gereja ini, maka ada beberapa jenis burung gereja yang bisa anda pelihara di rumah untuk mendengarkan suara merdu nya

Tiga Jenis Burung Gereja Peliharaan

Tidak semua burung gereja yang ada di sekitar kita bisa anda pelihara. Hal ini dikarenakan burung gereja yang ada di alam bebas mempunyai suara kicauan yang lumayan berisik dan gampang sekali stress sehingga banyak orang yang tidak menyukai burung kicau gereja lokal ini.

burung gereja di gambar alam liar

Akan tetapi anda tidak perlu risau, karena bukan hanya burung gereja lokal saja yang ada, terdapat berbagai jenis burung gereja yang tersebar di seluruh dunia dan anda bisa menemukannya di pasar hewan terdekat di daerah anda. Tanpa panjang lebar langsung saja anda simak ulasan mengenai lima jenis burung gereja sebagai burung peliharaan berikut ini:

  1. Chestnut

Burung jenis ini berukuran lebih kecil bila dibandingkan dengan jenis burung gereja pada umumnya. Daerah penyebarannya hanya terbatas di Afrika timur seperti Sudan, Somalia, dan Uganda. Di saat musim kawin, burung gereja chestnut jantan memiliki warna bulu kastanye gelap, sedangkan betina memiliki warna bulu lebih pudar atau kusam. Spesies burung kecil ini sering sekali terlihat berkumpul bersama kelompoknya atau kelompok burung lain, biasanya kelompok burung manyar. Burung tersebut mencari makan berupa biji dan remah atau sisa makanan rumah tangga. Anda bisa menemukannya di pasar burung terdekat namun dalam jumlah yang sangat sedikit.

  1. Erasia

Burung yang satu ini ternyata merupakan burung yang selama ini kita jumpai di jalan ataupun daerah pedesaan. Burung gereja yang satu ini memiliki panjang tubuh mencapai 14 cm dan berwarna bulu cokelat kecuali di bagian dagu, tenggorokan, pip, dan strip mata yang berwarna hitam, serta bagian bawahnya berwarna keabuan, sedangkan bagian atasnya berbintik cokelat dengan noktah hitam dan putih.

gambar burung gereja

Burung kecil liar ini terdiri dari 10 ras (sub spesies) yang tersebar mulai dari kawasan Eurasia, India, Tiongkok, dan Asia Tenggara. Di negara Indonesia banyak tersebar di daerah Jawa, Sumatra, dan Bali. Suara burung ini sebenarnya tidak terlalu bagus, hanya pada saat kawin saja yang   suaranya bagus dan sering dijadikan suara master untuk melatih burung kicau.

  1. Swanson’s

Burung yang satu ini merupakan jenis burung gereja yang banyak ditemukan di kawasan timur laut Afrika, terutama di wilayah Ethiopia. Burung kicau gereja jenis ini memiliki panjang bulu mencapai 16 cm, bulunya berwarna abu gelap, serta sayap dan ekor berwarna cokelat. Habitat dari burung gereja ini pada kawasan pegunungan, semak belukar, hutan terbuka, sabana dan padang rumput. Namun demikian banyak juga burung jenis ini berkeliaran di kawasan pemukiman penduduk.

Berbagai jenis burung gereja sudah kami sampaikan, anda bisa mendapatkan ketiga jenis burung tersebut di toko hewan maupun pasar burung terdekat di daerah anda. Semoga ulasan mengenai tiga jenis burung hama gereja ini bisa menambah wawasan anda tentang burung kicau jenis gereja ini.

Leave a Reply