Buat Organisasi Pembelajaran – Mengapa Pelatihan Staf Lebih dari Pendidikan

Buat Organisasi Pembelajaran – Mengapa Pelatihan Staf Lebih dari Pendidikan

Pesatnya kompetisi telah meningkatkan pelatihan staf ke tingkat kepentingan yang lebih tinggi, namun tidak membingungkan pelatihan dengan pendidikan. Kedua proses memiliki tujuan yang berbeda dan fokus yang berbeda. Pelatihan dan pendidikan intermediet mempromosikan kesalahpahaman dan dilusi alat penting dalam mengembangkan sebuah organisasi.

Tujuan Pelatihan dan Pendidikan yang Berbeda

Kata kereta berasal dari kata Latin trahere yang berarti ‘tarik, tarik’, yang menyiratkan hubungan. Sebagai contoh, sebuah kereta adalah serangkaian mobil yang terhubung bergerak ke arah yang sama pada satu jalur yang ditarik oleh mesin.

Kata pendidikan, di sisi lain, berasal dari kata Latin yang berarti pendidikan – ‘mengarah keluar’, yang berarti membawa keluar atau berkembang. Perbedaan penting adalah bahwa kata pendidikan tidak termasuk rasa koneksi. Pendidikan tidak menyarankan lintasan atau mesin, tapi ini menyiratkan kemajuan jauh.

Banyak program pelatihan organisasi gagal menggabungkan langkah yang membantu peserta mengintegrasikan informasi yang baru diperoleh ke dalam fungsi mereka di dalam organisasi. Tanpa langkah ini, sebuah program pelatihan tidak akan memiliki kekuatan untuk menarik potongan informasi individual yang masing-masing peserta pelajari ke dalam satu lagu. Program pelatihan membutuhkan fokus.

Berbagai Fokus Pelatihan dan Pendidikan

Kursus pendidikan biasanya dirancang untuk sekelompok orang dari berbagai organisasi. Sedangkan kursus pelatihan biasanya dirancang untuk kelompok dari organisasi yang sama. Peserta dalam pelatihan dihubungkan bersama oleh struktur organisasi, dan harapannya adalah bahwa pelatihan tersebut akan mempengaruhi arah organisasi.

 

Setelah kursus pendidikan, para peserta lulus dalam institusi pendidikan yang independen dari organisasi yang mempekerjakan mereka. Setelah itu, arah yang ditempuh para peserta tergantung pada keadaan pribadi, padahal setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan bisa menarik sebuah organisasi menuju tujuan tertentu.

Kursus pendidikan memberi peserta informasi yang berpotensi mempengaruhi individu, sedangkan pelatihan memberi peserta informasi yang berpotensi akan berdampak pada organisasi.

Fokus pendidikan adalah individu sedangkan fokus pelatihan adalah organisasi. Pentingnya staf pelatihan adalah agar mereka dapat menerapkan pengetahuan terhadap tantangan organisasi tertentu. Ini menggerakkan informasi dan teori menuju identifikasi masalah, pedoman, dan langkah-langkah tindakan. Dengan kata lain, informasi terkait dengan strategi.

Strategi pelatihan = pendidikan +

Bila organisasi tidak secara eksplisit menyertakan pengembangan strategi, mereka kehilangan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan baru dan menerapkannya dengan cara unik yang memanfaatkan peluang di pasar.

Leave a Reply